Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

siksa rindu

Tangis adalah wujud rindu yang teramat dalam Kala rindu menjadi suatu yang tak pernah terkira akan hadirnya Akankah aku harus menanggung seluruh derita?? Bukan rindu yang membuat lara melainkan setiap kisah yang telah laulah yang menjadi siksa Wajah tuanya terlihat sendu kala mengingat kenangan lama Menantikan setiap lomba deru denyut nadi yang berpacu Harapkan ada sosok yang menjadi penyirna lara hadir untuk menyapa Ku tunggu, kutunggu derunya terhenti, tetapi akankah sosok itu hadir sebelum tabuh berbunyi?? Namun mungkin sosok itu tak menginginkan lara ia akan hadir, pasi adanya namun hanya waktu yang bergulirlah yang maha tau ia akan hadir dengan sebuah replika diri yang akan hadirkan tawa, membuat wajah kusut tua itu kembali mengembangkan senyuman nantakan, akan selalu di nanti kehadiran mu

tentang rindu

Rindu hanya akan tersa dikala telah hilang separuh kenangan baik maupun buruk dalam kehidupaian, Namun tanya akan selalu hadir dalam benakku kenapa setelah kepergian barulah ada rasa itu?? Rindu terkadang membuatmu lemah, merasa setip waktu yang kau lewati adalah sia-sia, tak penuh kesan dan penyesalan Tapi aku berharap rinduku bukanlah rindu yang membuat engkau lemah, melainkan rindu yang menjadi pembangkit dalam keterpurukanmu, inspirasi dalam kebuntuan dan inovasi dalam tindakan yang telah lalu Kenagan itu bukan pelemah melainkan setiap waktu yang telah terlewati adalah masa yang paling berharga, karena takan mungkin terulang dalam tempo dan kurun yang sama baik suka ataupun dukanya. Karena rinduku akan menghantarkanmu belajar dari masa yang telah berlau tenang suatu rasa, ya rasa yang sulit untuk kau ungkap meski terkadang hati menjerit tentang rindu, Akan ku bawakan sekeping rinduku dalam sebuah toples kaca yang setiap saat kamu dapat melihat rinduku dan bercermin ten...

untuk mereka

Gambar
Mungkin tak sesimpel kau menuliskan sebuh nama di tepi pantai yangsetiap saat dapat terhapus oleh ombak yang menerpa, sulit untuk dilupa kenangan yang akan selalu terkenang ketika setiap kali kulihat pancaran senyuman dari merka yang terus dan selalu bersamaku meski ku tahu betapa sebenarnya mereka selalu tak mengabaikan ku memberiku sebuah sinergi yang membuat aku sanggup untuk bangkt kembali, menjadi penyelamat dikala aku sendiri menjadi sumber berita saat aku tak tahu harus kemana aku mencari, menjadi penghubung dikala aku tak mampu berkomunikasi, itulah mereka, yang membuat aku selalu berkarya  inggin ku tuliskan semua tentang mereka-mereka yang selalu menjadi penyangga, yang selalu menuliskan naskah baru dalam setiap episode dalam setiap lembaran hati yang selalu terpatri disini.

hayati

Gambar
Dalam setip tawa adakah kau haturkan rasa syukurmu terhadap sang pencipta ?? Namun dalam setiap duka kau pasti mengingat-Nya bukan?? Dalam setip tragedi indahmu kaulupakan Dia, dalam bahak tawamu kau lupakan dia,  Menggapa?? Adakah kau sadari dari setiap tawa yang keluar dari rongga mulut adalah anugrah -Nya Harusnya kau tak hanya mengingat -Nya ketika dalam duka saja, melainkan kau hadirkan Dia dalam setip  tawamu maka Ia akan hadir dalam setip tangismu, namun tidak pula hanya dikala itu saja melainkan Ia akan  selalu ada di setiap waktu tanpa mengenal lelah ataupun merasa ngantuk, bahkan dikala malam Ia akan selalu mendengar keluh kesahmu, ya Dia akan selalu ada dekat denganmu, dan selalu bersamamu Jika kau selalu haturkan rasa syukur mu dalam setip tawamu.

perjuangan hidup

Dalam setiapkata terdapat tawa dan tangis, Terkadang aku sulit untuk membedkanya, karena dalam tawa terdapat duka Dan terkadang dalam tangis terdapat pula bahagia Menghadapi setiap kesepian untuk terus berpacu bertahan untuk kehidupan Tangguh dibalik setiap air mata Menahan setip rasa iri yang mulai menyerang ketika yanglain bisa meminta maka aku hanya menahan tatapan wajah ini untuk tetap tegak menghadap lurus kedepan

Maju

Aku bahagia, ternyata rasa takut yang membuat aku enggan untuk terbangun kini telah sirna dan kini aku siap terbangun dengan sebuah kenyatan dari setip mimpi yang takan pernah mung kin dalam benaku ..

perkenalan

Gambar
Deskripsi Diri oleh : Faiza Nur Meniti mencari setiap makna dalam setiap detik hembusan nafas Selalu mencoba bangkit dalam duru gelombang yang terus menggulung Menepis setiap angan yang haram bagiku Selalu berusaha menatap lurus kedepan meski terhadang hati ingin beralih ke belakang Mencari tentangmu dalam diam, Meski harus menguatkan hati jangan  NAMUN, Aku selalu bertahan Menahan dalam diam Menanti saat dimana DIA mempertemukan Karena kini belumlah saatnya Tunggu, nantikanku di batas waktu .